ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sorong-Makbon.
Langkah ini dilakukan menyusul kebakaran yang belum sepenuhnya padam dan dampak asap yang dikeluhkan masyarakat.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat, urai rapat pembahasan Pembakaran TPA Sorong-Makbon di Vega hotel (10/10/2026) mengatakan, upaya pemadaman mulai dilakukan dengan melibatkan seluruh OPD.
Pemerintah Kota Sorong juga membuka koordinasi dengan TNI dan Polri untuk mendukung penanganan kebakaran, termasuk melalui penyediaan sarana dan prasarana seperti kendaraan pemadam dan water cannon.
“Mulai hari ini kita sudah bergerak karena tidak bisa menunggu sampai besok. Kita harus memadamkan titik-titik api, khususnya di TPA Sorong-Makbon,” ujar Septinus Lobat.
Septinus menjelaskan, setiap OPD ditugaskan menyiapkan tangki air. Dengan melibatkan 32 OPD, sedikitnya ratusan tangki air disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran hingga hari berikutnya.
Menurutnya, keterlibatan seluruh perangkat daerah diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman, terutama di tengah kondisi cuaca panas berkepanjangan yang menyebabkan sumber-sumber air semakin sulit diperoleh.
Ia mengakui, dalam situasi darurat terdapat kendala teknis di lapangan, termasuk ketersediaan air dan kebutuhan operasional kendaraan pemadam.
Meski demikian, pemerintah kota bersama pemerintah provinsi terus berupaya menangani kebakaran tersebut.
“Kami siap menjawab tantangan yang ada hari ini. Pemerintah kota dan provinsi terus berupaya melakukan penanganan, meskipun ada kendala teknis yang harus dihadapi di lapangan,” katanya.
Selain penanganan di TPA Sorong-Makbon, Wali Kota mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan, terutama di kawasan hutan dan lahan gambut.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah munculnya titik api baru yang dapat memperluas kebakaran serta memperburuk kondisi asap di Kota Sorong.







