Kasus ISPA di Kota Sorong Capai 23.482 Orang, Pemkot Pertimbangkan Perpanjang Belajar dari Rumah

ISTORI NEWS : Wali Kota Sorong, Septinus Lobat,l.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong berencana memperpanjang kebijakan pembelajaran dari rumah bagi peserta didik menyusul dampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sorong-Makbon yang dikhawatirkan mengganggu kesehatan masyarakat.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menyebutkan bahwa berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Sorong, jumlah warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) telah mencapai 23.482 orang per September 2026.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama untuk melindungi anak-anak dari paparan asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah akibat kebakaran TPA Sorong-Makbon.

“Menyikapi kondisi ini, kalau memang kasus ISPA meningkat, tentu belajar dari rumah akan kita perpanjang,” tegas Septinus.

Pemkot Sorong terus mendorong penanganan kebakaran TPA melalui dukungan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), koordinasi bersama TNI-Polri, serta partisipasi aktif masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemadaman api sekaligus mengurangi dampak asap terhadap kesehatan warga.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kebakaran yang masih terjadi.

Pemerintah berharap sinergi lintas sektor dan kesadaran masyarakat dapat membantu mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Sementara itu, perkembangan kasus ISPA dan kondisi kualitas udara menjadi perhatian dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan memperpanjang pembelajaran dari rumah bagi peserta didik di Kota Sorong.

Pos terkait