Istorinews.com, Sorong- Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Rayon 4 GKI Ekklesia Klasaman Klasis Sorong menggelar semarak Santa Claus menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di lingkungan pelayanan GKI Ekklesia Klasaman, Minggu (8/12/2024).
Kegiatan ini melibatkan seluruh Guru Sekolah Minggu (GSM) rayon 4 dibantu oleh Kordinator dan anggota majelis jemaat rayon 12 GKI Ekklesia Klasaman Sorong.
Ketua PAR rayon 4 GKI Ekklesia Klasaman Sorong, Maria Soselissa, mengatakan semarak Santa Claus yang melibatkan anak-anak Sekolah Minggu rayon 4 ini semata-mata dilakukan untuk memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus.
“Kami melakukan kunjungan Santa Claus di rumah anak-anak Sekolah Minggu rayon 4, ini semata-mata untuk memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus,” ujar Mey sapaan akrab Maria Soselissa.

Dikatakannya, selama dalam kunjungan dari rumah ke rumah anak Sekolah Minggu, figur paman Santa selalu menyampaikan kabar damai dan keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus kepada anak-anak.
“Setiap kali paman Santa tatap muka dengan anak yang dikunjungi selalu menyampaikan kabar damai dan keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus kepada anak-anak. Figur Tuhan Yesus yang kami tonjolkan bahwa paman Santa bawa kabar damai dari Tuhan Yesus kepada anak-anak,” terangnya.
Kata Mey Soselissa, anak-anak sangat bersukacita karena paman Santa datang bawa kabar baik dari Tuhan Yesus. Di samping itu juga pihaknya tidak menampilkan figur Suaterpit (Pit Hitam).
Menurut Soselissa, figur Pit Hitam adalah figur jahat yang bertolak bekang dengan ajaran guru sekolah Minggu kepada anak-anak.
“Kami sepakat dalam semarak Santa Claus itu, kami tidak memakai figur Pit Hitam. Kami ini kan guru sekolah Minggu, kami mengajarkan hal yang baik kepada anak-anak. Figur Pit Hitam itu kan sangat bertolak belakang dengan kami sebagai guru sekolah Minggu,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya kegiatan semarak Santa Claus bersama anak sekolah Minggu di rayon 4 GKI Ekklesia Klasaman mendapat dukungan dari ketua PHMJ, Pdt Yohanes Satu, dengan catatan tidak menampilkan figur Pit Hitam dan wajib menonjolkan figur Yesus Kristus bukan gugus Santa Claus.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari orang tua anak-anak Sekolah Minggu, karena kehadiran tim Santa Claus tidak memberikan ketakutan dan dampak negarif kepada anak, melainkan memberikan sukacita.
Suksesnya kunjungan Santa Claus Guru Sekolah Minggu rayon 4 GKI Ekklesia Klasaman merupakan kekompakan dan kerja tim yang solid. (In-01)











Hari ini : 2209
Kemarin : 2229
Total Kunjungan : 441124
Hits Hari ini : 4810
Who's Online : 19