ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Kepala Lintas Suku Orang Asli Papua (OAP) Pdt. Buce Idjie, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas aksi pembunuhan terhadap masyarakat sipil dan tenaga kesehatan yang terjadi di Kabupaten Tambrauw, sehingga menyebabkan masyarakat sipil dan tenaga medis menjadi korban.
Menurutnya, tindakan pembunuhan oleh kelompok tertentu terhadap masyarakat sipil dan tenaga medis merupakan perbuatan yang sangat tidak manusiawi dan tidak dapat diterima oleh masyarakat Papua.
“Kami dari lintas suku di Papua Barat Daya menyatakan tidak setuju dan tidak menerima perbuatan yang biadab seperti ini. Pembunuhan terhadap masyarakat yang tidak tahu apa-apa adalah tindakan yang sangat kejam dan keji,” tegasnya.
Ia juga menyoroti dampak kemanusiaan dari peristiwa tersebut, terutama terhadap keluarga korban.
“Kita harus memikirkan perasaan istri dan anak-anak mereka. Korban memiliki keluarga yang berharap mereka pulang dengan selamat, tetapi justru kehilangan nyawa dengan cara yang sangat sadis,” katanya.
Pdt. Buce Idjie menegaskan bahwa jika ada persoalan atau kepentingan tertentu, seharusnya disampaikan melalui jalur yang baik kepada pemerintah atau pihak yang berwenang, bukan dengan melakukan kekerasan.
“Kalau ada persoalan atau kepentingan tertentu, sampaikan kepada pemerintah atau pihak yang bertanggung jawab. Semua masalah bisa diselesaikan dengan cara yang baik, tidak perlu dengan membunuh orang yang tidak bersalah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kekerasan di wilayah Tambrauw agar segera menghentikan tindakan tersebut demi menjaga kedamaian di Tanah Papua.
“Kami berharap saudara-saudara kita di Tambrauw agar menghentikan tindakan kekerasan ini. Tanah Papua membutuhkan kedamaian agar masyarakat bisa hidup dengan aman,” pungkasnya.













Hari ini : 734
Kemarin : 1659
Total Kunjungan : 387759
Hits Hari ini : 1402
Who's Online : 27