ISTORINEWS.COM, Kabupaten Sorong – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sorong kembali melaksanakan program Safari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai agenda rutin tahunan yang menyasar peserta didik baru di tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK di Kabupaten Sorong.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang 1–31 Juli 2026 ini dilaksanakan di 15 sekolah yang telah menyatakan kesiapan untuk menerima tim Safari MPLS. Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi FKUB Kabupaten Sorong bersama Pemerintah Kabupaten Sorong, Kementerian Agama, serta sejumlah mitra, termasuk INKLUSI.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibekali berbagai materi penting, di antaranya Moderasi Beragama, Wawasan Kebangsaan, Hidup Toleransi, serta Pencegahan Perkawinan Anak yang disampaikan oleh INKLUSI.
Materi disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sorong KH. A. Sutejo, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sorong, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sorong, pengurus dan anggota FKUB Kabupaten Sorong, serta tim dari INKLUSI.
Ketua FKUB Kabupaten Sorong, Pdt. Dr. Thomson F.E. Elias, mengatakan Safari MPLS bertujuan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, pembentukan karakter yang menghargai keberagaman menjadi langkah penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara FKUB Kabupaten Sorong, Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan seluruh mitra. Kami berharap program ini dapat terus berjalan setiap tahun sehingga semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman,” ujarnya.
Ia juga berharap materi yang diberikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi dapat menjadi pedoman bagi para siswa dalam bersikap dan berperilaku terhadap sesama, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Sorong, KH. A. Sutejo, menilai Safari MPLS memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang menjunjung tinggi nilai toleransi.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan tanpa mengorbankan keyakinan masing-masing.
“Melalui kegiatan ini diharapkan fondasi harmoni sosial semakin kuat dan persatuan masyarakat Kabupaten Sorong yang sangat majemuk dapat terus terjaga,” katanya.
Pelaksanaan Safari MPLS mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, baik guru maupun peserta didik.
Para siswa mengikuti materi dengan antusias sebagai bekal dalam membangun karakter yang toleran, menghargai keberagaman, dan mencintai persatuan bangsa.













Hari ini : 825
Kemarin : 1083
Total Kunjungan : 547018
Hits Hari ini : 1148
Who's Online : 9