TNI-Polri Pastikan Tak Ada Operasi di Sekitar Ainod Saat Tiga Warga Terluka

TNI-Polri Pastikan Tak Ada Operasi di Sekitar Ainod Saat Tiga Warga Terluka.

ISTORINEWS.COM, Maybrat, TNI dan Polri masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait dugaan tindak kekerasan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan tiga warga masyarakat mengalami luka-luka di wilayah Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, pada 13 Agustus 2026.

Dalam konferensi pers, pihak keamanan menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. TNI-Polri juga mengapresiasi kerja cepat tim medis dan pihak keamanan di lapangan yang segera memberikan penanganan terhadap para korban.

Bacaan Lainnya

Ketiga korban saat ini telah mendapatkan perawatan lanjutan di Rumah Sakit Selebesolu Sorong.

Berdasarkan hasil analisis sementara terhadap kondisi ketiga korban, luka yang dialami disebut bukan merupakan luka tembak, melainkan kuat dugaan akibat senjata tajam.

Pihak keamanan juga memastikan berdasarkan pengecekan awal di lapangan bahwa pada saat kejadian tidak terdapat pasukan TNI yang melaksanakan operasi di sekitar wilayah Ainod.

“Kami semua mengutuk tindak kekerasan oleh OTK tersebut yang telah menjadikan warga masyarakat sebagai korban. Bagi kami, keselamatan masyarakat merupakan hal yang utama,” demikian disampaikan dalam konferensi pers.

Pihak keamanan menegaskan tidak menginginkan kejadian serupa kembali terjadi karena dapat menimbulkan rasa takut dan keresahan di tengah masyarakat.

Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya terkait peristiwa tersebut. Seluruh informasi dan keterangan yang diperoleh akan didalami secara objektif agar tidak terjadi kesimpulan yang terburu-buru.

Masyarakat Kabupaten Maybrat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumber serta kebenarannya.

Dalam situasi tersebut, seluruh pihak diharapkan ikut menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Papua Barat Daya, khususnya Kabupaten Maybrat.

TNI dan Polri bersama aparatur Pemerintah Daerah Papua Barat Daya akan terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Setiap perkembangan penting dari hasil penyelidikan akan disampaikan secara terbuka kepada publik setelah informasi tersebut benar-benar terverifikasi.

Pihak keamanan juga mengajak seluruh masyarakat dan media untuk bersama-sama menjaga Maybrat tetap aman, damai, dan kondusif. (*)

Pos terkait