Kapolda PBD Rilis Capaian 2025: Angka Kriminalitas dan Kecelakaan Lalu Lintas Turun Signifikan

ISTORI NEWS : Kapolda PBD Rilis Capaian 2025: Angka Kriminalitas dan Kecelakaan Lalu Lintas Turun Signifikan.

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya- Kapolda Papua Barat Daya (PBD), Brigjen Pol Gatot Haribowo, menyampaikan laporan capaian kinerja jajarannya sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun di Mapolda PBD.

Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Papua Barat Daya menunjukkan tren positif dengan penurunan angka kejahatan dan kecelakaan lalu lintas.

Bacaan Lainnya

​”Jika kita bandingkan tahun 2024 dengan 2025, gangguan Kamtibmas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Baik dari sisi kejahatan maupun pelanggaran secara umum menurun, kecuali untuk kategori kontingensi yang ada kenaikan,” ujar Kapolda di hadapan awak media.

Dalam paparannya, Kapolda merinci bahwa kejahatan konvensional mengalami penurunan. Namun, masih ada dua jenis kasus yang menjadi catatan karena mengalami kenaikan relatif, yakni Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

​Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah Papua Barat Daya juga mencatatkan penurunan:

* ​Total Kejadian: Turun dari 353 kasus (2024) menjadi 265 kasus (2025).
* ​Korban Meninggal Dunia: Turun dari 42 jiwa menjadi 31 jiwa.
* ​Kerugian Materil: Mengalami penurunan dari Rp617 juta menjadi sekitar Rp493 juta.
* ​Catatan: Meski secara keseluruhan turun, angka luka berat mengalami kenaikan dari 69 menjadi 120 kasus.

Selain itu, Brigjen Pol Gatot Haribowo memberikan atensi khusus mengenai potensi bencana alam (banjir bandang dan longsor) mengingat kondisi cuaca ekstrem di Indonesia saat ini.

Ia mengingatkan bahwa meski bencana terjadi di wilayah lain seperti Sumatera dan Jawa, wilayah Papua Barat Daya tetap harus siaga.

​”Kita jangan terfokus pada kejadian di wilayah lain saja. Kita harus antisipasi dan waspada setiap saat. Saya sudah sampaikan kepada stakeholder terkait, BNPB, dan TNI untuk tetap bersiaga,” tegasnya.

​Terkait sektor pariwisata, Kapolda mengimbau para wisatawan yang berkunjung ke ikon dunia di Papua Barat Daya, khususnya Raja Ampat, agar berhati-hati saat musim liburan.

Ia merujuk pada insiden turis tenggelam di daerah lain (Labuan Bajo) sebagai pelajaran agar keselamatan di wisata bahari menjadi prioritas utama.

Kapolda Gatot Haribowo juga menghimbau, menjelang perayaan malam pergantian tahun 2026, Kapolda menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar tidak melaksanakan pesta kembang api.

​”Ini sebagai bentuk empati kita kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana di wilayah Sumatera dan daerah lainnya.

Kami menyarankan kegiatan pergantian tahun dilakukan dalam bentuk doa bersama atau hal-hal positif lainnya,” pungkas Kapolda.

​Untuk pengamanan titik keramaian, Polda PBD telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis guna memastikan situasi tetap kondusif hingga memasuki awal tahun 2026.

Pos terkait