Istorinews.com, Teluk Bintuni– Pelaksanaan pembukaan Rapat Kerja (Raker) 3 Klasis GKI Teluk Bintuni tahun 2024 dimeriahkan dengan karnaval budaya.
Karnaval budaya berjalan kaki dengan start dari sanggar pemberdayaan masyarakat kampung di jalur 9 kampung Banjar Ausoy, Manimeri dan finis di halaman gereja GKI Pniel Banjari Ausoy.
Karnaval budaya itu dilepas oleh Bupati Bintuni Matret Kokop didampingi Anggota Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua Wilayah XII, Pdt.Rosalie Wamafma, S.Th, M.Mis, Wakil Ketua Klasis GKI Teluk Bintuni, Pnt. Jane Fimbay dan jajaran.
Usai melepas para delegasi dari 54 jemaat di 4 lingkungan pelayanan Klasis GKI Teluk Bintuni, Bupati Kokop bersama pimpinan gereja, ikut dalam pawai itu.
Karnaval budaya itu diikuti oleh seluruh warga jemaat maupun umat muslim yang terdiri dari suku asli Papua dan suku Nusantara diiringi lantunan instrumen lagu rohani dan suling tambur.
Suasana karnaval dalam rangka Raker ke-3 Klasis GKI Teluk Bintuni itu, ada sesuatu yang berkesan bagi umat GKI di Tanah Papua, Klasis Teluk Bintuni.
Kebersamaan umat muslim di kampung Banjar Ausoy yang ikut memeriahkan pembukaan Raker ke-3, dalam karnaval itu memberikan warna sebagai wujud toleransi di tanah Sisar Matiti.
“Sikap toleransi yang ditunjukkan umat muslim ini, telah menjadi bukti eksistensi umat beragama di Kabupaten Teluk Bintuni dalam menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
Khususnya, merawat filosofi Agama Keluarga yang menjadi warisan leluhur,” ujar Anggota BPS GKI di Tanah Papua Wilayah XII, Pdt.Rosalie Wamafma. (vw)















Hari ini : 413
Kemarin : 853
Total Kunjungan : 312681
Hits Hari ini : 790
Who's Online : 2