ISTORINEWS.COM, Raja Ampat– Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ferdinand Watem, menghadiri kegiatan penanaman bibit pohon mangrove yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) di pesisir Pantai Urfar, Kampung Saporkren.
Kegiatan aksi penanaman anakan Manrove ini juga dihadiri Ketum Laskar Manguni Indonesia, Pdt. Hanny Pantow bersma rombongan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program aksi peduli lingkungan KKK Papua Barat Daya, yang melibatkan komunitas Kawanua dari Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Sorong Selatan, hingga Kabupaten Raja Ampat.
Dalam sambutan yang mewakili Bupati Raja Ampat Orideko I. Burdam, Ferdinan Watem menyampaikan apresiasi tinggi kepada KKK atas kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat, kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah Kerukunan Keluarga Kawanua Papua Barat Daya yang telah mengambil peran aktif dalam menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove di daerah ini. Ini adalah wujud kepedulian mendalam terhadap masa depan bumi Papua dan generasi mendatang,” ujarnya.
Ia menambahkan, mangrove memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta menyediakan habitat penting bagi berbagai spesies laut. Menurutnya, penanaman mangrove ini tak hanya berdampak lokal, namun juga merupakan kontribusi terhadap upaya global pelestarian lingkungan.
Ketua KKK Papua Barat Daya, Lexie Durimalang, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sorong, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KKK PBD dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
“Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka menjaga ekosistem pantai di Raja Ampat. Selain itu, penanaman ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni lalu,” terang Lexie.
Ia berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk nyata kontribusi komunitas terhadap pelestarian lingkungan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat gotong royong, diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat kampung, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan komunitas Kawanua dari berbagai wilayah.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap, melalui kegiatan semacam ini, akan semakin banyak kelompok masyarakat yang terlibat aktif dalam gerakan menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan Raja Ampat yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.













Hari ini : 531
Kemarin : 1181
Total Kunjungan : 379716
Hits Hari ini : 949
Who's Online : 19