ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026 dengan kuota sebanyak 300 orang. Proses seleksi ditegaskan berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).
Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol. Anwar, menyatakan bahwa rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya Polri mencetak calon perwira yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Penerimaan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Di wilayah Polda Papua Barat Daya, pelaksanaan seleksi juga dipastikan berjalan sesuai prinsip BETAH. Kepala Biro SDM, Kombes Pol. I Dewa Gde Juliana, menegaskan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif tanpa intervensi dari pihak mana pun.
“Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama sesuai kemampuan dan kompetensinya. Tidak ada pungutan liar ataupun praktik percaloan dalam penerimaan Akpol,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Saat ini, proses seleksi di Papua Barat Daya telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan tahap pertama. Tercatat sebanyak 37 peserta mengikuti tahapan ini, terdiri dari 30 calon taruna dan 7 calon taruni.
Polda Papua Barat Daya juga mengajak putra-putri terbaik daerah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai jalan pengabdian kepada bangsa melalui institusi Polri.
“Kesempatan ini terbuka luas bagi generasi muda yang memiliki integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian tinggi untuk menjadi perwira Polri di masa depan,” pungkasnya. (rls)













Hari ini : 2112
Kemarin : 2301
Total Kunjungan : 375934
Hits Hari ini : 3366
Who's Online : 12