Istorinews.com, Sorong– Yonas Malibela anggota DPRD Kota Sorong bersama warga jemaat GKI Ekklesia Klasaman maupun warga distrik Sorong Timur dan Klaurung yang juga beragama muslim memeriahkan malam pergantian Tahun 2025 ditandai dengan pesta kembang api.
Evoria malam pergantian tahun 2024 ke tahun 2025 bersama warga itu, bertempat di lapangan sepak bola Moyo Kilometer 13 Klasaman Kota Sorong, Rabu dini hari (1/1/2025).
Hadir dan merayakan malam pergantian tahun bersama anggota legislatif dari Partai Hanura ini, Kapolsek Sorong Timur, AKP La Ode Zamrin dan Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) Ekklesia Klasaman, Pdt. Yohanes Sattu.

Yonas Malibela mengajak warga yang hadir untuk bersyukur dan berupaya agar Tahun 2025 lebih baik dibandingkan 2024.
“Pesta kembang api ini saya lakukan setiap tahun, tepatnya pada malam pergantian tahun bersama warga,” ujar Yonas Malibela.
“Saya setiap tahun rayakan bersama warga jemaat di Ekklesia Klasaman tapi juga warga yang beragama muslim di distrik Sorong Timur dan Klaurung,” lanjut anggota DPRD Kota Sorong tiga periode ini.
Menurutnya, salah satu tujuan dirinya melakukan pesta kembang api pergantian malam tahun baru supaya warga sekitarnya tidak kemana-mana melakukan evoria yang berlebihan yang akan mendatangkan dampak negatif terhadap dirinya sendiri.
“Pesta kembang api ini juga bertujuan untuk mengumpulkan warga jemaat dan yang ada di sekitar pada satu titik. Sehingga mereka tidak kemana-mana untuk melakukan evoria pergantian tahun yang bisa saja terjadi hal-hal yang merugikan diri sendiri,” tandasnya.
Ketua PHMJ Ekklesia Klasaman, Pdt Yohanes Sattu, mengatakan pesta kembang api juga merupakan evoria bersama untuk menyambut tahun baru.
Ia pun memberikan apresiasi kepada Yonas Malibela sebagai tuang tanah juga, berinisiatif mengumpulkan seluruh masyarakat yang ada di distrik Sorong Timur dan Klaurung terlebih khusus warga jemaat Ekklesia Klasaman Sorong.
“Orang tua kami ini juga kan adalah tuang tanah di sini, jadi beliau ingin mengumpulkan masyarakat yang ada di sekitar baik itu beragama muslim dan yang lain, terlebih khusus jemaat Ekklesia Klasaman Sorong,” tandas Pdt Yohanes Sattu.
Menurutnya ini merupakan sebuah komitmen di bersama untuk membangun lingkungan dan daerah ini khususnya di tanah Moi.
“ini merupakan sebuah komitmen bersama untuk membangun lingkungan dan daerah ini khususnya di tanah Moi. Hari ini Tuhan mempercayakan putra Moi untuk jadi walikota sehingga hati ini kita boleh bergandengan tangan membantu walikota Septinus Lobat untuk memajukan kota Sorong, khususnya membangun SDM masyarakat Moi,” terangnya.
Pdt. Yohanes Sattu mengaku tokoh masyarakat seperti Yonas Malibela yang adalah putera Moi yang duduk sebagai anggota legislatif ini tentunya sangat merangkul semua pihak.
“Tokoh masyarakat seperti Yonas Malibela yang adalah putera Moi ini, sebagai anggota legislatif, tentunya Bu beliau sangat merangkul semua pihak. Kontribusinya sangat jelas di gereja di masjid dan juga di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.













Hari ini : 357
Kemarin : 1668
Total Kunjungan : 384231
Hits Hari ini : 870
Who's Online : 7