PERTAHANKAN, Pemda Raja Ampat Kembali Raih Juara 1 Paritrana Award 2025 Tingkat Papua Barat Daya

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyerahkan piagam penghargaan kepada juara terbaik dari Pemda Raja Ampat yang diterima Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan.

ISTORINEWS.COM, Raja Ampat- Kabupaten Raja Ampat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Paritrana Award Tahun 2025 Tingkat Provinsi Papua Barat Daya untuk kategori pemerintah kabupaten/kota.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Gedung ACC Aimas, Kabupaten Sorong, Rabu (3/9/2025).

Bacaan Lainnya

Penghargaan bagi Pemerintah Kabupaten Raja Ampat diterima langsung oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan.

Paritrana Award merupakan ajang penghargaan bergengsi yang menilai komitmen pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Tahun ini, penilaian mencakup kategori UKM, usaha menengah/besar, pemerintah desa, serta pemerintah kabupaten/kota.

Kabupaten Raja Ampat berhasil meraih peringkat pertama setelah memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya tingkat coverage perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, inovasi pemerintah daerah, serta presentasi dalam wawancara dengan tim penilai.

Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam di Waisai, Kamis (4/9/2025) mengisahkan Raja Ampat sebagai juara bertahan Paritrana Award.

Kata Bupati Orideko, pada 2019, saat masih bergabung dengan Provinsi Papua Barat, Raja Ampat meraih peringkat terbaik tingkat nasional antar provinsi, berikutnya 2020 Papua Barat meraih terbaik kedua nasional dan Kabupaten Raja Ampat menduduki posisi terbaik pertama.

Selanjutnya pada 2021, Papua Barat meraih terbaik kedua tingkat nasional dan Kabupaten Raja Ampat berhasil pertahankan posisi sebagai terbaik pertama.

Kemudian pada 2022, Provinsi Papua Barat kembali menjadi terbaik pada zona Nusa Tenggara, Maluku, Papua dan Raja Ampat lagi-lagi mendapat predikat terbaik khusus tingkat nasional.

Pada Paritrana Award tahun 2024, Kabupaten Raja Ampat masih mempertahankan prestasi dalam Paritrana Award tingkat Provinsi Papua Barat Daya 2024.

Dan pada 2025, hasil gemilang kembali diraih Kabupaten Raja Ampat dengan meraih terbaik pertama untuk ketujuh kali pada ajang Paritrana Award tingkat Provinsi Papua Barat Daya.

“Kemenangan ini akanbterus memacu komitmen dan menjadi motivasi terhadap pemerintah Raja Ampat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyaralat melalui JKN BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Bupati Orideko Iriano Burdam.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Raja Ampat, Afri, menjelaskan bahwa hingga Agustus 2025 cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Raja Ampat telah mencapai 92,52 persen.

Hal ini ditopang berbagai inovasi Pemkab, seperti perlindungan lanjutan bagi aparatur kampung dan pekerja rentan dengan iuran untuk 23.000 peserta, serta penambahan 1.000 pekerja rentan melalui APBD Perubahan 2025.

Selain itu, Pemkab Raja Ampat memiliki tiga regulasi penting yang memperkuat program perlindungan, yakni:
Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Nomor 11 Tahun 2017, Perbup Nomor 7 Tahun 2018 tentang kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, PKS Nomor 410/1162/DPMKRA/2022 tentang pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga pendukung Kemendes PDT dan Transmigrasi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Raja Ampat, Fahd Afkar Hakiki, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian terbaik Pemerintah Raja Ampat dalam melayani masyarakat melalui JKN BPJS Ketenagakerjaan.

“Pemkab Raja Ampat adalah salah satu dari sedikit pemerintah daerah di Indonesia yang sejak awal memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan. Kebijakan ini menjadi contoh dan kini diikuti banyak daerah lain,” ujarnya.

Menurutnya, kemenangan ini menunjukkan komitmen nyata Raja Ampat karena Paritrana Award bukan sekadar seremoni, melainkan bukti hadirnya negara dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja.

“Kami berharap cakupan perlindungan terus meningkat dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Pos terkait