Sensus Ekonomi 2026 Dimulai 1 Mei, BPS Minta Pelaku Usaha di Papua Barat Daya Kooperatif

BPS Papua Barat Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026 di Papua Barat Daya, Turunkan 892 Petugas.

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat, Merry, menyampaikan bahwa kegiatan Sensus Ekonomi akan dilaksanakan secara nasional mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026 dan mencakup seluruh wilayah, termasuk Provinsi Papua Barat Daya.

Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan guna menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga koordinasi dengan pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah melakukan berbagai persiapan terkait pelaksanaan sensus ekonomi. Kami juga melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan sensus ekonomi di Papua Barat Daya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi, termasuk Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat lainnya.

ISTORI NEWS : Kepala Badan Pusat Statistik Papua Barat, Merry, AP.

Merry mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha agar menerima dengan baik petugas sensus yang akan turun langsung ke lapangan.

“Tolong pastikan bahwa petugas yang akan turun mendata di lapangan itu diterima oleh masyarakat dan para pelaku usaha. Karena data sensus ekonomi ini akan mencatat kondisi perekonomian yang ada,” jelasnya.

Melalui sensus ini, BPS akan memetakan struktur ekonomi di Papua Barat Daya, termasuk klasifikasi usaha mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun program yang tepat sasaran.

“Kita akan melihat struktur ekonominya dan klasifikasinya. Hasil sensus ekonomi ini dapat dijadikan pijakan bagi pemerintah untuk menyusun program yang langsung menyentuh pelaku usaha, misalnya dalam pemberian bantuan modal dan lain sebagainya,” kata Merry.

Ia menegaskan, seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali akan didata, baik yang memiliki tempat usaha tetap maupun yang berjualan di pinggir jalan.

“Mulai dari mama-mama yang jualan di pinggir jalan, yang ada di pertokoan, di lorong-lorong, semuanya akan didata secara door-to-door,” ungkapnya.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus di Papua Barat Daya, BPS akan menurunkan 829 petugas sensus ke lapangan selama periode 1 Mei hingga 31 Juli 2026.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pelaku usaha, BPS berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang akurat dan komprehensif guna mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Pos terkait