ISTORINEWS.COM, Sorong– Wali Kota Sorong, Septinus Lobat resmi melaunching Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman, di kompleks Moyo Distrik Sorong Timur (Sebrang jalan gedung Gereja Ekklesia Klasaman), Sabtu (22/3/2025).
Wali Kota Septinus Lobat didampingi Ketua Klasis GKI Sorong, Pdt.Jean Fonataba/Haurissa, Ketua Jemaat Ekklesia Klasaman Sorong, Pdt. Yohanes Sattu, Anggota DPRP Papua Barat Daya, Eduard E Kondologit, Ketua DPRD Kota Sorong, Yonas Malibela dan sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Sorong.
Ketua Jemaat GKI Ekklesia Klasaman Sorong, Pdt.Yohanes Sattu dalam ucapan selamat datang kepada Wali Kota Sorong dan ketua Klasis GKI Sorong mengatakan Pusat Pemberdayaan Jemaat ini terdiri dari tiga sasaran.

Sasaran pertama kata Pdt.Yohanes Sattu adalah diakonia transformatif atau Diakonia pemberdayaan kepada mama-mama Papua, yang kedua lapak representatif yang diperuntukan kepada jemaat rayon 1 sampai 12 dan ketiga adalah lapak kontainer merupakan usaha pemberdayaan ekonomi jemaat yang dikelola oleh manajemen ekonomi Ekklesia Klasaman.
“Pusat pemberdayaan jemaat ini ada tiga sasaran, yang pertama adalah pemberdayaan Diakonia transformatif, maksudnya disini kita tidak lagi memberikan Diakonia taritatif, namun yang kita lakukan adalah diakonia transformatif yaitu Diakonia pemberdayaan,” ujar Pdt.Yohanes Sattu.
“Yang kedua adalah pemberdayaan potensi jemaat yang kita sebut dengan lapak representatif, dimana ada dua lapak yang diperuntukan kepada rayon satu sampai rayon dua belas di dalam jemaat Ekklesia Klasaman,” lanjutnya.
“Dan sasaran yang ketiga adalah lapak kontainer yang ditujukan untuk pengembangan ekonomi jemaat yang dikelola langsung oleh Manajemen Ekonomi Ekklesia Klasaman yang kami singkat dengan ME2K,” sebut Yohanes Sattu.
Dikatakannya, program pemberdayaan ekonomi jemaat di GKI Ekklesia Klasaman membawa dampak positif kepada mama-mama Papua.
“Bapak Wali Kota dan ibu Ketua Klasis saya mau sampaikan bahwa, menurut pengakuan dari mama-mama penjual sayur di sini, bahwa dalam dua hari saja mereka bisa meraup keuntungan sebesar Rp1 juta lebih, ini hal yang luar biasa,” tandasnya.
Ia pun minta kepada Wali Kota Sorong Septinus Lobat agar Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman ini juga mendapat perhatian dari pemerintah kota Sorong.

Ketua Klasis GKI Sorong, Pdt.Jean Fonataba/Haurissa, mengatakan jika anda mimpi seorang diri, artinya hanya satu mimpi yang anda mimpikan, namun ketika anda mimpi bersama-sama maka mimpi itu akan menjadi kenyataan.
Artinya kata Pdt.Jean, bahwa program Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman ini, bukan cuman mimpi ketua majelis jemaat saja, atau bukan juga mimpi sekretaris urusan dan PHMJ, namun mimpi ini Tuhan taruh sebagai mimpi bersama dan sekarang menjadi kenyataan.
“Syukur kepada Tuhan,” kata Pdt.Jean Fonataba/Haurissa saat menyampaikan sambutan di hadapan Wali Kota Sorong dan warga jemaat Ekklesia Klasaman Sorong.
Ia juga mengkaitkan Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman ini dengan tema sentral GKI di Tanah Papua yaitu; Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan.
Menurutnya hal itu berkaitan dengan tahun 2025 merupakan tahun Kesehatian untuk seluruh jemaat GKI di Tanah Papua.
“Kalau Katong bicara tentang peningkatan kesejahteraan dalam jemaat, harus semua orang memulainya dengan satu hati, sehingga bersyukur kepada Tuhan dan hari ini meski pun hujan namun kenyataan ini bisa diwujudkan,” jelas Pdt Jean.
Ia pun memberikan apresiasi kepada ketua majelis jemaat dan PHMJ Ekklesia Klasaman serta mendorong program yang sedang berjalan, sekaligus akan mengukur kemajuan usaha tersebut dalam tahun 2025 ini.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, memberikan apresiasi atas di launchingnya Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman yang dilakukan sejalan dengan salah satu program prioritasnya yaitu pemberdayaan UMKM di Kota Sorong.
“Ini hari pertama sejak saya dilantik sebagai Wali Kota Sorong, saya hadir untuk melaunching Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman, yang kaitannya dengan salah satu program prioritas saya yaitu pemberdayaan UMKM di Kota Sorong,” terang Wali Kota Septinus Lobat.
Kehadiran Wali Kota Septinus Lobat dalam acara launching Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman ini, secara langsung menjawab solusi bagi UMKM di jemaat GKI Ekklesia Klasaman Sorong.
Ia berjanji akan membantu memberikan dana stimulan sebagai modal usaha untuk peningkatan pemberdayaan UMKM yang sedang berjalan.
Selain itu Septinus Lobat juga berjanji akan membangun lapak permanen di lokasi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman dan lokasinya akan diberikan izin oleh pemilik tempat dengan status pinjam pakai.
“Saya sudah langsung minta izin dari yang punya tempat, Kaka Yonas Malibela. Saya bilang lokasi ini kalau bisa nanti pemerintah kota bangun supaya tidak hujan kalau mama-mama dong berjualan. Tapi tempat ini harus dapat izin dari kk Yonas Malibela, dan kita bangun dengan status pinjam pakai begitu,” kata Wali Kota Sorong.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat berharap Pusat Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Ekklesia Klasaman ini berjalan lancar dan menjadi motivasi kepada jemaat-jemaat yang lain di Klasis GKI Sorong.















Hari ini : 361
Kemarin : 1317
Total Kunjungan : 237143
Hits Hari ini : 681
Who's Online : 10