ISTORINEWS.COM, Raja Ampat– Jumlah pelajar yang diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Raja Ampat terus bertambah.
Hingga Selasa siang (02/12/2025) tercatat sudah 80 pasien dirawat di RSUD Waisai. Pemerintah daerah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara optimal.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, bersama Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, serta jajaran Forkopimda, meninjau langsung kondisi para pasien pada Selasa pagi.
Rombongan disambut Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Sahdan dan pimpinan OPD setempat.
Dalam peninjauan itu, Gubernur memeriksa ruang perawatan, berdialog dengan orang tua pasien, dan memastikan pelayanan berlangsung intensif.
“Kami memastikan seluruh pasien ditangani dengan baik, dan pemerintah memantau langsung proses perawatannya,” ujar Gubernur Elisa Kambu.
Tim medis melaporkan kepada Gubernur bahwa sebagian besar pasien mulai menunjukkan kondisi stabil dan diperkirakan dapat dipulangkan secara bertahap mulai Selasa sore.
Berikut daftar korban berdasarkan asal sekolah:
SD YPK Waisai 31 siswa, SMP YPK Alfa Omega, 25 siswa, SD Negeri 29 – 11 siswa, SMK Bukit Zaitun 6 siswa, MTS LIM 2 siswa, SMP Negeri 14 – 1 siswa, Pekerja bangunan SMK Bukit Zaitun 3 orang, Keluarga guru SMK YPK Alfa Omega 1 anak.













Hari ini : 867
Kemarin : 1463
Total Kunjungan : 190809
Hits Hari ini : 3305
Who's Online : 10