Inspeksi ke Dapur Produksi Makanan MBG 01 Waisai, Gubernur PBD Perintahkan Tutup Sementara

Inspeksi ke Dapur Produksi Makanan MBG 01 Waisai, Gubernur PBD Perintahkan Tutup Sementara.

ISTORINEWS.COM, Raja Ampat- Usai menjenguk pasien korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD Raja Ampat, rombongan gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, melakukan inspeksi mendadak ke dapur SPPG 01 Waisai, tempat pengolahan ribuan paket makanan MBG untuk siswa.

Lokasi tersebut ditutup sementara, menunggu hasil uji laboratorium dan penyelidikan kepolisian.

Bacaan Lainnya

Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, menegaskan bahwa penyelidikan penyebab insiden sedang berjalan.

“Kami telah memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab insiden ini,” tegasnya.

Sementara itu, penanggung jawab SPPG 01 Waisai, Rugaya Alhamid, menyampaikan dugaan awal bahwa keluhan siswa berpotensi dipicu konsumsi makanan berlebih, namun pihaknya tetap menunggu hasil resmi laboratorium.

“Dugaan awal bisa saja karena konsumsi berlebih, tapi kami menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan,” ujarnya.

Insiden keracunan ini terjadi setelah sejumlah siswa mengalami gejala muntah, sakit perut, diare, dan demam usai mengonsumsi paket MBG yang dibagikan pada Senin siang.

SPPG 01 diketahui menyiapkan sekitar 2.500 paket makanan untuk disalurkan ke berbagai sekolah di Waisai.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Satgas BGN MBG menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan distribusi makanan bergizi gratis di Raja Ampat untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Pos terkait