Dinas Ketahanan Pangan Kota Sorong Dorong Petani Hidroponik untuk Mandiri

ISTORI NEWS : Kepala Seksi sekaligus Ketua Panitia, Sarce Raunsay (kanan) dan peserta kegiatan, Maria Habetan (kiri).

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong– Dinas Ketahanan Pangan Kota Sorong menggelar kegiatan sosialisasi bagi kelompok tani hidroponik guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani, di hotel Belagri Sorong, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini dihadiri para anggota kelompok tani yang telah dibentuk sejak 2022.

Kepala Seksi sekaligus Ketua Panitia, Sarce Raunsay, menjelaskan bahwa hingga saat ini terdapat 8 kelompok tani hidroponik dengan total 80 petani binaan.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi sarana transfer ilmu yang membantu petani mengembangkan usaha, baik untuk pemenuhan pangan keluarga maupun peningkatan pendapatan.

“Kami ingin mereka memahami pentingnya mengelola hasil panen secara mandiri, bukan hanya menjual lalu menunggu bantuan pemerintah. Pendampingan sudah kami lakukan, tapi sering kali aktivitas kelompok terhenti di tengah jalan. Melalui sosialisasi ini, kami memberikan motivasi agar mereka bisa berkelanjutan,” ujar Sarce.

Salah satu peserta, Maria Habetan, mengungkapkan rasa terima kasih atas kegiatan ini. Ia bercerita bahwa sebelumnya kelompoknya hanya menanam menggunakan polybag, lalu beralih ke hidroponik tanpa pengetahuan teknis yang memadai.

“Awalnya kami tidak tahu cara mengukur kadar air dan teknik lainnya, jadi sering gagal panen. Apalagi lokasi kami rawan banjir. Tapi dengan adanya sosialisasi ini, kami jadi lebih paham dan semangat untuk mencoba lagi. Daripada menganggur, lebih baik berkegiatan seperti ini,” ujarnya.

Maria berharap ke depan pendampingan bisa terus berlanjut, termasuk bantuan alat ukur yang menjadi kendala di lapangan. Ia juga melihat peluang untuk bekerja sama dengan pihak lain yang lokasinya berdekatan dengan lahan mereka.

Melalui kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan Kota Sorong ingin memastikan setiap petani hidroponik binaan memahami proses dari tahap awal hingga menghasilkan produk yang layak konsumsi, dengan teknologi budidaya yang tepat.

Pos terkait