ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Wali Kota Sorong melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian, Hukum dan Politik, Abdul Rahman Oelli, membuka secara resmi Kegiatan Gerakan Pangan Murah Tahun 2025 sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan guna pengendalian inflasi daerah, yang berlangsung di lapangan apel Kota Sorong, Rabu (27/11/2025).
Abdul Rahman Oelli menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah terselenggara atas kerja sama Badan Pangan Nasional, Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Ketahanan Pangan, Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, serta dukungan dari sejumlah distributor pangan di Kota Sorong, baik BUMN maupun swasta.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup serta menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat, sehingga pengendalian inflasi di Kota Sorong dapat berjalan efektif,” ujarnya.
Oelli menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan memperluas akses pangan masyarakat, terutama menjelang momentum kenaikan kebutuhan konsumsi.
Adapun komoditas pangan yang dijual antara lain Beras SPHP, gula konsumsi, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, dan cabai.
Berikut Komuditas dan harga pangan pada kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan guna pengendalian inflasi di Kota Sorong tahun 2025 :
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bulog, distributor pangan Delta Mandiri Perkasa, serta para pedagang pasar yang turut menyediakan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau,” tambahnya.
Menutup laporannya, Oelli memohon kesediaan Wali Kota Sorong untuk memberikan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi.

Salah satu warga Kota Sorong, Ny. Elly Karami/Soukotta, memberikan apresiasi atas pelaksanaan operasi pasar murah yang digelar pemerintah dalam membantu kebutuhan ekonomi masyarakat kecil.
Ia juga menyampaikan terima kasih karena kegiatan tersebut sangat membantu ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Menurutnya, harga bahan pangan seperti beras, gula, dan bawang yang dijual dalam pasar murah jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar umum.
“Kita belanja dapat murah, jadi sebagai ibu rumah tangga sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Baik beras, gula, maupun bawang, harganya lebih terjangkau dibandingkan di pasar yang saat ini cukup mahal,” ujarnya.
Ny. Elly menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintah yang telah memperhatikan kondisi masyarakat kecil.
“Saya minta banyak terima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu kami sebagai masyarakat kecil. Kiranya Tuhan Yesus selalu memberkati keluarga dan semua pihak yang terlibat,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan operasi pasar murah dapat terus berlanjut ke depan agar semakin banyak masyarakat kurang mampu yang terbantu.
“Harapan saya kegiatan ini bisa berlanjut untuk membantu masyarakat kecil yang kurang mampu,” katanya.













Hari ini : 2358
Kemarin : 2301
Total Kunjungan : 376180
Hits Hari ini : 4147
Who's Online : 15