Dinkes Kota Sorong Percepat Eliminasi Kasus Malaria Melalui Distribusi Kelambu Massal

ISTORI NEWS : Dinkes Kota Sorong Percepat Eliminasi Kasus Malaria Melalui Distribusi Kelambu Massal.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong– Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth mengatakan Pemerintah Kota Sorong, melalui Dinas Kesehatan akan mempercepat upaya eliminasi kasis penyakit Malaria di wilayah Kota Sorong.

Hal ini disampaikan saat kegiatan pencanangan kelambu massal di Posyandu Bahagia, Kelurahan Klawasi Sorong Barat Kota Sorong, Senin (7/10/2025).

Bacaan Lainnya

Menurut Jemima kegiatan itu bertujuan untuk mencegah dan mengurangi kasus malaria di Kota Sorong, khususnya kepada masyarakat beresiko seperti ibu hamil, bayi dan balita serta lansia.

“Tindakan pencegahan malaria yang kami dari Dinas Kesehatan lakukan adalah, pemeriksaan penyakit malaria, penyemprotan di lingkungan rumah warga, serta kami jiga membagikan kelambu kepada masyarakat agar mengurangi resiko malaria,” ujar Jemima Elisabeth.

Ia mengaku sebelumnya angka kesakitan malaria berdasarkan Annual Paracite Incidence (API) dikota sorong Sejak Tahun 2021 sampai dengan tahun 2025 mengalami kenaikan.

“Pada tahun 2021 kasus positif sebanyak 766 Kasus, tetapi pada tahun 2022 mengalami kenaikan yang sangat signifikan sebanyak 1.749 kasus pada tahun 2023 sebanyak 3.831 Kasus pada tahun 2024 sebanyak 3.925 dan Pada tahun 2025 terdapat 2.818 Kasus positif malaria,” jelasnya.

Dikatakan, salah satu upaya percepatan tersebut adalah dengan distribusi kelambu massal. Kelambu berinsektisida secera efektif mengurangi jumlah nyamuk yang masuk ke dalam rumah dan menggigit manusia, terutama saat tidur.

Dengan mengurangi gigitan nyamuk, secara signifikan dapat menurunkan risiko penularan malaria. Kata Kadis Kesehatan jika cakupan penggunaan kelambu tinggi, hal ini dapat mengurangi populasi nyamuk secara keseluruhan dan memperlambat penularan di tingkat komunitas.

Tahun 2025 ini distribusi kelambu massal akan dilaksanakan di daerah endemis tinggi malaria di Papua Barat Daya, salah satunya di Kota Sorong, Kabupaten Raja Ampat dan Kabupaten Tambrauw.

Kata Jemima, pendistribusian kelambu massal diharapkan dapat dilakukan tepat waktu, sehingga dapat memaksimalkan manfaat kelambu sebagai alat pencegahan penyakit dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan kelambu oleh masyarakat.

Pos terkait