ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sorong menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Tim Penggerak PKK tingkat distrik, di lantai dua RM.Selera Bagindo, Selasa (13/1/2026).
Sekretaris TP PKK Kota Sorong, Ruth Nenkelula/Kamarea, mengatakan Raker tersebut dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari tingkat distrik tanpa melibatkan kelurahan secara langsung.
“Raker ini kami lakukan bersama TP PKK distrik. Kami tidak melihat kelurahan terlebih dahulu karena sistem kerja kami berjenjang, dimulai dari PKK distrik,” ujar Ruth.
Dalam Raker tersebut, TP PKK Kota Sorong memaparkan berbagai program kerja yang telah dan akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026, mulai dari Pokja I hingga Pokja IV. Ia menyebutkan, hampir setiap hari TP PKK terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di lapangan.

Selain evaluasi program tahun 2025, Raker juga membahas perencanaan program kerja tahun 2026. Ruth menegaskan, penyusunan program ke depan akan disesuaikan dengan prioritas kebutuhan di tingkat distrik, kelurahan, hingga kota.
“Untuk tahun 2026, kami bersama TP PKK distrik akan menyesuaikan program dengan prioritas baik di tingkat distrik, kelurahan, maupun kota,” jelasnya.
Salah satu program utama TP PKK Kota Sorong pada 2026 tetap difokuskan pada penanganan stunting. Meski angka stunting di Kota Sorong mulai mengalami penurunan, TP PKK menargetkan agar kasus stunting dapat dihilangkan sepenuhnya.
“Stunting tetap menjadi prioritas utama kami. Angkanya sudah mulai berkurang, tetapi kami ingin agar stunting benar-benar hilang,” tegas Ruth.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program yang telah berjalan sejak 2025, dengan turun langsung memberikan perhatian kepada anak-anak stunting, serta pemantauan intensif terhadap posyandu di seluruh wilayah Kota Sorong.
Ruth menyebutkan, pada tahun 2025 TP PKK telah mendatangi hampir seluruh posyandu, meskipun masih terdapat sekitar 18 posyandu yang belum terjangkau dan akan dituntaskan pada tahun 2026.
“Di tahun 2026 kami akan masuk kembali dari awal dan memastikan seluruh posyandu kami datangi, terutama posyandu yang memiliki kasus stunting dan ibu hamil,” ujarnya.
Menurutnya, kesehatan anak dan ibu hamil menjadi perhatian serius TP PKK Kota Sorong, agar generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas.
Selain penanganan stunting, TP PKK Kota Sorong juga tetap melanjutkan program penghijauan melalui kegiatan penanaman sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.












Hari ini : 618
Kemarin : 1181
Total Kunjungan : 379803
Hits Hari ini : 1141
Who's Online : 22