Pemkot Sorong Tanam 250 Pohon di KM 10, Wujudkan Kota Hijau dan Berkelanjutan

DISKOMINGO KOTA SORING : Pemkot Sorong Tanam 250 Pohon di KM 10, Wujudkan Kota Hijau dan Berkelanjutan.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong- Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPPLH) Kota Sorong melaksanakan kegiatan penanaman pohon bertema “Hijaukan Bumi, Kurangi Dampak Perubahan Iklim” sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Supermarket Jupiter KM 10, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan penanaman pohon tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Wakil Wali Kota Sorong H. Anshar Karim, Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong Rudy R. Laku, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Jeremias Gembenop, Ketua TP PKK Kota Sorong Ny. Jemima E. Lobat, pimpinan OPD, pegiat lingkungan, serta siswa-siswi SMA Negeri 2 Kota Sorong.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Wali Kota Sorong menegaskan bahwa pembangunan Kota Sorong tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.

“Visi kita singkat dan jelas, Kota Sorong maju di semua sektor, maju dan bersih. Kita ingin menjadikan Kota Sorong sebagai kota yang indah, nyaman, dan hijau,” ujar Septinus Lobat.

Ia juga mengapresiasi DPPLH Kota Sorong yang telah menerjemahkan visi pembangunan daerah melalui kegiatan penghijauan sebagai langkah nyata dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Saya berterima kasih kepada Kepala Dinas DPPLH yang telah melaksanakan visi ini. Kota Sorong harus hijau, ditanami pohon dan bunga agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya penyediaan ruang terbuka hijau dan taman kota sebagai ruang interaksi sosial masyarakat, khususnya generasi muda, seiring berkembangnya Kota Sorong sebagai kota modern.

“Kita ingin membangun taman-taman kota agar masyarakat, terutama generasi muda, memiliki ruang untuk bersosialisasi dan beraktivitas positif. Lingkungan yang hijau juga berdampak pada kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sorong juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Sorong untuk menyusun peraturan daerah (Perda) yang mewajibkan setiap rumah dan ruko di sepanjang jalan utama menanam pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan kota.

“Ke depan akan kita dorong melalui regulasi, paling tidak satu rumah atau satu ruko menanam satu pohon di depannya agar kota ini benar-benar hijau,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPLH Kota Sorong, Corina Mansawan, menjelaskan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan nyata yang ditandai dengan meningkatnya suhu, perubahan pola hujan, banjir, kekeringan, serta menurunnya kualitas lingkungan akibat berkurangnya tutupan hijau.

“Kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan aksi nyata untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, DPPLH Kota Sorong menanam sebanyak 250 bibit pohon yang terdiri dari Bougenville, Tiara Payung, Ketapang Kencana, Kucuk Merah, dan Matoa, masing-masing sebanyak 50 bibit.

DPPLH juga merencanakan kelanjutan kegiatan penghijauan pada hari berikutnya dengan target penanaman sekitar 400 bibit pohon tambahan di sepanjang kawasan Jupiter hingga Kampung Baru, khususnya pada lahan-lahan yang masih kosong.

“Setiap pohon yang kita tanam hari ini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas udara, lingkungan yang sehat, dan masa depan generasi mendatang,” pungkas Corina Mansawan. (Diskominfo Kota Sorong)

Pos terkait