Kasus Keracunan Massal di Waisai, Wakil Bupati Raja Ampat Tegaskan Evaluasi Program MBG

Kasus Keracunan Massal di Waisai, Wakil Bupati Raja Ampat Tegaskan Evaluasi Program MBG.

ISTORINEWS.COM, Raja Ampat- Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, bergerak cepat meninjau para pelajar yang menjadi korban keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di RSUD Waisai pada Senin (1/12/2025).

Insiden tersebut menyebabkan puluhan siswa dari tingkat SD hingga SMP mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi paket makanan yang dibagikan di sekolah.

Bacaan Lainnya

Setibanya di Unit Gawat Darurat (UGD), Wakil Bupati langsung melihat kondisi para pelajar yang tengah menjalani perawatan medis. Ia menyampaikan rasa prihatin dan penyesalan atas kejadian tersebut.

“Kami sudah melihat langsung para pelajar yang mengalami keracunan makanan. Tentu kami sangat menyayangkan kejadian seperti ini bisa terjadi,” ujar Wakil Bupati kepada wartawan.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Waisai serta Kepala Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan medis, terutama cairan infus, guna mengantisipasi kemungkinan bertambahnya korban.

“Untuk cairan infus, sekarang mencukupi. Ada sekitar 2.000 lebih. Namun tadi kami dengar ada 2.500 paket MBG yang dibagikan. Tapi mudah-mudahan tidak ada tambahan korban lagi,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG usai berkoordinasi dengan Bupati Raja Ampat.

Terkait pertanyaan mengenai kemungkinan penghentian sementara operasional Dapur 1 Waisai yang menjadi pusat pengolahan makanan MBG, ia menyebutkan bahwa keputusan akan diambil setelah proses evaluasi selesai.

“Semua itu akan dikoordinasikan setelah kami melakukan evaluasi. Saat ini fokus utama adalah memastikan semua korban mendapatkan perawatan dengan baik,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, para tenaga medis masih terus menangani para pelajar yang mengalami gejala keracunan. Pemerintah daerah menunggu hasil evaluasi untuk menentukan langkah lanjutan.

Pos terkait